Halaman

Rabu, 28 September 2016

Perkembangan Telematika Di Indonesia Dan Trend Telematika Ke Depan

Perkembangan Telematika di Indonesia

Pengertian Telematika
Telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.

Sejarah Perkembangan Telematika di Indonesia
Pertama kali istilah Telematika digunakan di Indonesia adalah pada perubahan pada nama salah satu laboratorium telekomunikasi di ITB pada tahun 1978.
Cikal bakal Laboratorium Telematika berawal pada tahun 1960-an. Sempat berganti-ganti nama mulai dari Laboratorium Switching lalu Laboratorium Telekomunikasi Listrik. Seiring perjalanan waktu dan tajamnya visi para pendiri, pada tahun 1978 dilakukan lagi perubahan nama menjadi Laboratorium Telematika. Ketika itu, nama Telematika tidak sepopuler seperti sekarang. Pada tahun 1978 itulah, di Indonesia, istilah Telematika pertama kali dipakai.
Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).
Salah satu milis internet Indonesia terbesar adalah milis Telematika. Dari milis inipun tidak ada penjelasan mengapa milis ini bernama telematika, yang jelas arsip pertama kali tercatat dikirimkan pada tanggal 15 Juli 1999. Dari hasil pencarian di arsip mailing list Telematika saya menemukan salah satu ulir diskusi menarik (membutuhkan login) tentang penamaan Telematika yang dikirimkan oleh Paulus Bambang Wirawan.
Jarak geografis kini tidak lagi menjadi penghalang dalam proses komunikasi dan pertukaran informasi. Biaya penyimpanan dan pengantaran informasi secara elektronik kini telah semakin banyak ditentukan oleh kebijakan public, ketimbang oleh faktor-faktor teknikal semata. Misalnya, harga pusa telepon lebih terkait dengan kebijakan regulasi public dari pada harga actual yang dibutuhkannya.

Sabtu, 23 April 2016

Karangan Ilmiah Populer







Artikel Tentang Sistem Operasi Android
Pada artikel ini dibahas tentang macam-macam Sistem Operasi Android dan perkembangannya. Sebelumnya akan di jelaskan terlebih dahulu tentang Android, Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

Kesimpulan :
Jadi dapat di ambil kesimpulan dari artikel diatas adalah dengan membaca artikel tersebut, kita dapat mengetahui tentang sistem operasi smartphone yaitu Android. Dimulai dari sejarah Android hingga sampai sekarang menjadi sebuah sistem operasi terbesar untuk smartphone.

Senin, 11 April 2016

Pembahasan Karya Ilmiah Mengenai Game Edukasi

Berikut adalah link yang digunakan sebagai bahan pembahasan :
http://pelajarbisu.blogspot.co.id/2015/03/PERANCANGAN-GAME-EDUKASI-BERBASIS-ANDROID.html

Abstraksi Penulisan :
"Game Edukasi merupakan program aplikasi yang digunakan untuk mendukung proses belajar. Aplikasi ini dapat membantu khususnya bagi anak-anak untuk lebih semangat belajar dan untuk memancing minat belajar anak terhadap materi pelajaran  sambil  bermain,  sehingga  dengan  perasaan  senang diharapkan bisa lebih mudah memahami materi pelajaran yang  disajikan."

Metode Penulisan :
Pada metode Karya Ilmiah diatas,  informasi tersebut di dapat dari  buku, internet, dan beberapa artikel mengenai Android Studio, MySql, PHP.

Kesimpulan :
Berdasarkan karya ilmiah diatas, maka dapat diiambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :
a. Membuat game edukasi untuk mengurangi tingkat kejenuhan anak dalam belajar. 
b. Mengenalkan dan merubah pemikiran orang tua terdahulu bahwasanya tidak semua game berdampak buruk terhadap anak.

Rabu, 30 Maret 2016

Tutorial Crimping UTP

Cara Crimping Kabel UTP Straight dan Cross di RJ45-Bagi teman teman yang pernah belajar dan bergelut di bidang IT dan jaringan komputer pasti anda tidak asing lagi dengan kabel UTP atau sering disebut Unshielded Twissted Pair. 
Kabel UTP adalah jenis kabel yang terbuat dari jenis bahan penghantar tembaga, memiliki isolasi dari plastik dan terbungkus oleh bahan isolasi yang mampu melindungi dari api dan kerusakan fisik.
Kabel UTP terdiri dari empat pasang inti kabel yang saling berbelit yang masing-masing pasang memiliki wrana berbeda. fungsi kabel UTP yaitu di gunakan sebagai kabel jaringan LAN (Local Area Network) pada sistem jaringan komputer.
nah bagi anda yang ingin membuat jaringan LAN, maka sebelum kabel tersebut bisa digunakan untuk menghubungkan antar komputer, maka pertama anda perlu melakukan crimping pada kabel UTP tersebut

Berikut ini adalah alat-alat yang digunakan dalam membuat dan Crimping kabel UTP Stringht dan Cross di konektor RJ45
Alat dan Bahan Untuk Crimping Kabel UTP
1. Siapkan Tang crimping
tang Crimping ini digunakan untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor RJ-45 
Cara Crimping Kabel UTP Straight dan Cross di RJ45

Minggu, 27 Maret 2016

Berpikir Induktif



Berpikir Induktif
1.      Generalisasi
Paragraph ini dimulai dari suatu hal yang khusus lalu disimpulkan di akhir paragraph.
Contoh Paragraf :
Keputusan pemerintah menaikkan harga BBM kembali menuai kritikan. Hal ini karena kenaikan ini akan memicu kenaikan harga – harga barang pokok serta tarif angkutan. Terutama harga barang – barang sembako yang menjadi kebutuhan utama yang melambung tinggi setelah kenaikan BBM. Begitu pula dengan kenaikan tarif dasar angkutan, listrik, gas, dan lain –lain. Oleh karena itu, rakyat menolak kenaikan BBM karena banyak membawa masalah bagi rakyat.
2.      Analogi
Paragraph analogi adalah paragraph yang membandingkan 2 objek dengan menyamakan hal tertentu pada objek yang lainnya.
Contoh Paragraf :
Belajar matematika butuh ketelitian apalagi ketika mempelajari beberapa bab tertentu yang butuh tingkat ketelitian yang tinggi. Sama seperti kita mencari jarum di tumpukan jerami ialah hal yang susah namun bukanlah mustahil jika dilakukan dengan penuh semangat dan konsentrasi
3.      Hubungan Kausal
Paragraph ini diawali dengan memamparkan hal-hal khusus yang berupa sebab-sebab, kemudian disimpulkan pada bagian akhir yang merupakan akibat dari sebab itu.
Contoh Paragraf :
Kemarau tahun ini cukup panjang. Sebelumnya, pohon-pohon di hutan sebagi penyerap air banyak yang ditebang. Di samping itu, irigasi di desa ini tidak lancar. Ditambah lagi dengan harga pupuk yang semakin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahan pertaniannya. Oleh karena itu, tidak mengherankan panen di desa ini selalu gagal.

Berpikir Deduktif



Berpikir Deduktif
1.      Silogisme Kategorial
      Paragraph ini dikembangkan dengan silogisme kategorial yaitu, silogisme yang premis mayornya berupa kategorial dan menjadi predikat. Sedangkan premis minornya menjadi subjek.
Contoh Paragraf :
Semua professor yang ada di dunia ini pasti sangatlah pandai. Kepintaran mereka sudah tidak diragukan lagi karena sudah terbukti dari elar yang mereka sandang. Sementara itu, Aria adalah seorang professor. Jadi bisa dikatakan bahwa Aria adalah orang yang sangat pandai.
2.      Silogisme Hipotesis
Paragraph ini menggunakan pola silogisme kategorial, yaitu silogisme yang premis mayornya berupa argument atau pendapat.
Contoh Paragraf :
Pemerintah sudah memberitahu apabila hujan turun lebat Jakarta akan banjir. Ternyata hari ini hujan turun lebat. Maka Jakarta akan banjir.
3.      Silogisme Alternatif
Paragraph ini dikembangkan dengan pola silogisme alternative, yaitu silogisme yang premis umumnya merupakan sebuah pilihan.
Contoh Paragraf :
Karena badannya yang besar, orang-orang bingung apakah budi pelajar SMA atau pelajar SMP. Ternyata, budi di SMA Teladan. Oleh karena itu, Budi bukanlah pelajar SMP.